3 Warga Wonosari Wakili Boalemo Pada Pelatihan Upsus Siwab

Rio Larekeng   |   Pertanian Dan Peternakan  |   Senin, 07 Mei 2018 - 13:16:33 WIB   |  dibaca: 114 kali
3 Warga Wonosari Wakili Boalemo Pada Pelatihan Upsus Siwab

Suasana Pelatihan di UPTD Balai Pelatihan Teknis Pertanian Dinas Pertanian Prov. Gorontalo. Foto : BPP Dulupi

Tilamuta-MediaCenter, 3 orang warga Kec. Wonosari mewakili kelompok ternak Kab. Boalemo mengikuti pelatihan teknis UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting) yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Prov. Gorontalo, di UPTD Balai Pelatihan Teknis Pertanian Dinas Pertanian Prov. Gorontalo selama 5 (lima) hari, tanggal 3 s/d 7 Mei 2018.

Ketiga warga tersebut adalah Masni Ahmad, Muryono dan I Nyoman Ludra dan menurut Koordinator BPP Dulupi Kab. Boalemo Sahril Luma, Kecamatan Wonosari merupakan target program SIWAB.

Pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo yang diwakili Sekretaris Dinas Relly Mamonto dan diikuti 30 peserta dari 6 kabupaten/ kota se-Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Pertanian Prov. Gorontalo yang diwakili sekretarisnya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik program ini, karena dapat membantu peternak yang ada di Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang peternakan. 

Pelatihan kali ini menggunakan metode pelatihan dengan materi yang disesuaikan dengan potensi, permasalahan dan kebutuhan di daerah peternak sehingga diharapkan setelah pelatihan, peternak mampu memecahkan permasalahan yang terkait dengan peternakan

Sementara itu, Sahril Luma yang menjadi salahsatu narasumber pada pelatihan tersebut mengatakan, bahwa program ini menjadi prioritas pembangunan peternakan di Indonesia.

“Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,” kata Sahril Luma,

Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan UPSUS SIWAB untuk peningkatan populasi ternak ini, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan produk hewan dalam negeri terhadap daging.

“Target utamanya adalah Ternak Ruminansia Indukan yaitu ternak betina bukan bibit yang memiliki organ reproduksi normal dan sehat untuk pengembangbiakan,” jelas Sahril.

Secara rinci lagi Sahril Luma memaparkan bahwa, kegiatan UPSUS SIWAB disuatu wilayah meliputi : pencatatan (recording), pemeriksaan kebuntingan penanganan gangguan Reproduksi (gangrep) dan/ atau pemenuhan hijauan pakan ternak dan konsentrat.

“Diharapkan dengan adanya program ini akan terjadi percepatan peningkatan populasi ternak ruminansia besar baik sapi perah, sapi potong maupun kerbau khususnya di Kab. Boalemo,” pungkas Sahril. (RioLarekeng)

Profil Rio Larekeng

Rio Larekeng

Nothing Speciall


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook