Gandeng BSSN, Kominfo Boalemo Sosialisasi Keamanan Informasi

Rio Larekeng   |   Info Dinas  |   Jumat, 23 November 2018 - 10:09:10 WIB   |  dibaca: 133 kali
Gandeng BSSN, Kominfo Boalemo Sosialisasi Keamanan Informasi

Ass. 2 Setda Boalemo Mus Moha (tengah) didampingi Kadis Kominfo Boalemo Syahril Mointi (kanan) dan Analis Proteksi Kemanan pada Subdit Audit Keamanan Informasi Direktorat Proteksi Pemerintah, Deputi Bidang Proteksi Mohamad Nur Afif (kiri) pada pembukaan Sosialisasi Kemanan Informasi, Kamis (22/11/2018)

Tilamuta-MediaCenter, Kerjsama dengan Badan Siber dan Sandi Negara, Dinasi Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Boalemo lakukan Sosialisasi Pengamanan Informasi dilingkungan Pemda Kabupaten Boalemo, Kamis, (22/11) di Hotel Grand Amalia Tilamuta.

Sosialisasi ini dibuka oleh Asisten 2 Setda Boalemo Mus Moha yang didampingi oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Boalemo Syahril Mointi dan dihadiri seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah dilingkungan Pemda Kabupaten Boalemo.

Ass. 2 Setda Boalemo Mus Moha mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Boalemo, menurutnya ini sudah menjadi kewajiban bagi setiap OPD dalam melakukan pengamanan informasi, tak lupa Mus Moha juga menekankan kepada OPD yang hadir agar segera cepat merespon rencana integrasi sistem yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Boalemo.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Boalemo Syahril Mointi mengatakan kebocoran data lebih banyak diakibatkan oleh hal-hal yang bersifat non teknis, sehingga kewaspadan apartur perlu ditingkatkan.

“Kebocoran data selama ini disinyalir kerap terjadi dipicu oleh sejumlah hal, yang kalau dilihat secara sungguh-sungguh disebabkan karena hal-hal yang bersifat non teknis,” Kata Kepala Diskominfo Syahril Mointi.

Ketidaktahuan pengguna teknologi, kecerobohan pemilik data, keterbatasan edukasi masyarakat, kealpaan individu, dan ketidakpedulian seseorang merupakan sejumlah kerawanan yang kerap dipergunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Apalagi sekarang, teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan mendasar dalam menunjang aktivitas, sehingga terkadang kita lupa terhadap dampak negatif yang akan ditimbulkan, terlebih pada data elektronik yang berklasifikasi rahasia harus sangat dijaga keutuhannya, terutama dilingkungan kerja masing-masing.

“Memang kita tidak bisa mencover segala dampak negatifnya, namun setidaknya kita bisa minimalisir atau kita bisa melakukan pencegahan sejak dini, apalagi untuk informasi pemerintah,” ujar Kepala Diskominfo Syahril Mointi.

Syahril Mointi berharap, setelah kegiatan ini seluruh aparatur dapat dengan bijak mengelola informasi yang ada pada instansi masing-masing baik yang bersifat umum, terbuka maupun terbatas atau rahasia.

Profil Rio Larekeng

Rio Larekeng

Nothing Speciall


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook