Pertama Di Provinsi Gorontalo, Desa Mutiara Deklarasikan 5 Pilar STBM

H. Lapasau   |   Kesehatan  |   Kamis, 05 September 2019 - 17:00:00 WIB   |  dibaca: 62 kali
Pertama Di Provinsi Gorontalo, Desa Mutiara Deklarasikan 5 Pilar STBM

Tilamuta, MediaCenter – Untuk pertama kalinya di Provinsi Gorontalo, Desa Mutiara Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo adalah satu-satunya desa yang telah mendeklarasikan lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarkat (STBM), Senin (02/09/2019) di Kantor Desa Mutiara.

Deklarasi 5 Pilar STBM tersebut, diucapkan langsung seluruh elemen masyarakat yang disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo dan Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Alimuddin menjelaskan, Lima pilar STBM  itu diantaranya, tidak buang air besar disembarang tempat, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, mengelola air minum rumah tangga, mengolah sampah rumah tangga serta mengolah limbah cair rumah tangga.

"Deklarasi STBM sangat berpengaruh pada penurunan Stunting, karena Buang air besar sembarangan akan menyebabkan cacingan, dan cacingan akan menyebabkan penurunan asupan gizi," tutur Alimuddin.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melalui Kasie Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Sabri Panigoro mengatakan, Desa Mutiara merupakan desa pertama di Provinsi Gorontalo yang mendeklarasikan lima Pilar STBM.

“Selama ini saya menghadiri deklarasi hanya Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan), dan baru Desa Mutiara Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo yang hari ini sudah mendeklarasikan 5 Pilar STBM. Saya berharap kedepannya, deklarasinya lebih meningkat lagi ke tingkat Kecamatan, bahkan Kabupaten,” Kata Sabri.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Unsur Bapppeda Provinsi Gorontalo, Unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, Camat Paguyaman, Kapolsek Paguyaman, Unsur Puskesmas Berlian, Kepala Desa Mutiara dan Aparatnya serta Tokoh Agama dan Masyarakat. (HL)

Profil H. Lapasau

H. Lapasau


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook